Tag Archives: KEBUMEN

Angkring Herbal PCM Gombong

Herbal …. Ada di Angkring lho ….

Herbal …. Ada di Angkring lho ….

 

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gombong yang mempunyai beberapa majelis untuk pengembangannya diantaranya adalah Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM). Salah satu tujuan dari majelis ini adalah komitmen pemberdayaan sosial dan segenap potensi masyarakat dan umat ini tidak terlepas dari tuntutan yang dihadapi oleh Muhammadiyah untuk dapat berpihak dan membela masyarakat di akar rumput dan komunitas mustadh’afin dalam berbagai ruang lingkup dan variasinya.Dalam konteks inilah, peran Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) tidak lagi harus berkutat dengan wacana dan per-gulatan intelektualisme semata-mata (wila-yah idealisme), melainkan perlu diejawan-tahkan di tingkat praksis sosial yang lebih nyata dan lebih responsif terhadap kebutuh-an-kebutuhan masyarakat dan umat. Agenda pemberdayaan masyarakat Pimpinan Cabang Muhammadiyah GOmbong kali ini mengimplementasikan dalam bentuk wira usaha yaitu membuka kedai angkring herbal ” Kembo ”
Mengapa harus membuka usaha angkring Herbal, menurut Djumali sebagai ketua majelis mengatakan  yang telah mensurvey beberapa usaha yang ada di antara adalah angkring herbal yang termasuk langka di sekitar wilayah kebumen apalagi masyarakat saat ini cenderung berupaya untuk memilih Herbal sebagai sarana alternatif baik untuk menambah stamina maupun untuk pengobatan yang harganya terjangkau dan tanpa menimbulkan efek samping di bandingkan dengan harus mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung bahan kimia sintetis dan bisa membahayakan kesehatan badan.
Dalam acara paembukaannya yang di hadiri oleh Ketua PCM Gombong Ir H.M Yahya Fuad SE dan seluruh anggotanya sampai tingkat ranting sabtu (30/7) bertempat di Jl. Yos Sudarso Wero Gombong yaitu 50 mtr sebelah barat POM Bensin Wero, Yahya Fuad memberikan pesan agar usaha ini dapat di kelola dengan baik dan berjanji bilamana bisa bertahan tiga bulan dan bisa mendapatkan untung serta dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat mengembangkan usahanya untuk ranting-ranting yang lain maka akan menyumbangkan uang sejumlah dua setengah juta untuk menambah modal usahanya yang sekarang hanya bermodal 5 juta dan dalam acara pembukaan tersebut Yahya Fuad di daulat untuk mencicipi minuman sehat herbal Bio Kopi. Angkring herbal ini juga erat hubungannya dengan RS PKU Muhammadiyah Gombong dan Stikes Muhammadiyah Gombong dalam perkembangannya.

 

WEDANG SULE
Mengapa angkring tersebut memakai nama Kembo tidak lain adalah mempunyai arti Komunitas Interpreneur Muhammadiyah Gombong, sesuai arti tersebut bahwa nantinya tindak lanjut dari angkring ini adalah membentuk suatu komunitas yang di tujukan kepada seluruh masyarakat yang ingin belajar tentang herbal dan memasarkanya bersama-sama. Ada beberapa menu wedang pilihan di angkring ini baik yang berupa Bio Teh / Teh Herbal, Bio Kopi, Jus sambung nyawa, Jus Binahong, Jus terapy, SUsu rempah. Namun yang menarik adalah ada kalimat Sule, bukan berarti yang jualan adalah Sule artis OVJ tetapi adalah nama produk menu yang artinya susu de le minuman ini alami asli lan migunani karena mempunyai banyak kasiat di antaranya adalah dapat menguatkan sistem imun atau daya kekebalan tubuh selain untuk mencegah penyakit kanker.

DI KUNJUNGI ROMBONGAN DIRJEN KEMENKES RI, BUPATI KEBUMEN DAN KADINKES KEBUMEN

Setelah melakukan kunjungan kerja dibeberapa tempat pelayanan kesehatan kunjungan yang terakhir Rombongan Dirjen Kemenkes RI Jakarta, Bupati Kebumen dan Rombongan Dinkes Kebumen meyempatkan untuk melihat secara dekat pelayanan RS PKU Muhammadiyah Gombong & Stikes Muhammadiyah Gombong baru-baru ini Sabtu 30 Juli 2011
Rombongan dari Jakarta tersebut yang berjumlah 5 orang yaitu Dr dr Slamet Riyadi Yuwono DTMsH.MARS dari DIrjen Bina Gizi & KIA Kemenkes RI, dr Kuwat Sri Hudoyo Direktur Bina Kes. Kerja & Olah Raga, dr Minarto Direktur Bina Gizi Kemenkes, dr Kirana Pritasari MQIH Direktur Bina Kesehatan Anak, dr Wistiyanto Wisnu MPH Sekretaris Bina Gizi &KIA, dr Rusmiyati Kasubdit Direktorat Kes Ibu dan Anak, Buyar Winarso SE Bupati Kebumen dan dr. H Budi Satrio M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen di sambut oleh dr Monte Selvanus Luigi Kusuma Direktur RS PKU Muhammadiyah Gombong beserta Direksi dan Pejabat Strukturalnya dan Ketua PCM Gombong Ir. H.M Yahya Fuad SE di depan rumahsakit, Rombongan langsung melihat front depan di Instalasi Rawat Darurat (IRD) kemudian ke ruang VK ( tempat persalianan ) di sini disambut juga dr Hj Wiwik Widyaningsih Sp.OG yang sedang bertugas, kemudian menuju ke ruang rawat inap Jampersal di ruang Rahmah di ruang ini kebetulan bertemu dengan pasien peserta Jampersal yaitu Ibu Eka Yulianti ( 21 th ) beralamat di Desa Penimbun 4/4 Karang Gayam yang sedang dirawat dengan persalinan operasi cesar, menurut pengakuan ibu muda itu pelayanan di RS PKU Gombong walaupun Gratis tetapi pelayanan nya baek, dokter, bidan dan perawatnya semua ramah dan cepat dalam menangani pasien. Bidan Hani Fadilah sewaktu di konfirmasi apakah benar Pasien Jampersal dengan operasi cesar itu gratis ? , penuturan beliau mengatakan gratis asalkan ada indikasi operasi dari dokter spesialis kandungan yang merawat. Kemudian rombongan menuju ke ruang Barokah yang merupakan satu ruang dilantai dua untuk pasien Jamkesmas ruangan ini mampu menampung 45 pasien rombongan juga menyempatkan melihat kegiatan pelayanan perawatan di ruangan dan menyempatkan bertemu dengan beberapa pasien yang nampak senang dengan kedatangan tamu rombongan bupati dan yang laen untuk menyempatkan dan mengobrol baik dengan pasien maupun keluarganya.

Setelah itu rombongan kemudian menuju ke Stikes Muhammadiyah Gombong di sini di sambut oleh Ketua Stikes H.M Basirun Al Umah SPd M.Kes dan H Giyatmo S.Kep Ners beserta jajarannya dalam kesempatan ini dilangsungkan acara ramah tamah dalam sambutannya Basirun mengucapkan selamat datang. Dr. dr Slamet Riyadi Yuwono dalam paparannya mengatakan
harus selalu ada koreksi antara proses pelayanan di rumahsakit dengan mutu pendidikan di Stikes yang berguna untuk meningkatkan mutu lulusan dan mengutamakan safety dan kepuasan pelanggan di rumah sakit.