Studi banding SD Budi Mulia Muhammadiyah Tegal

Kamis (7/2), MI Muhammadiyah klopogodo mendapat kunjungan studi banding dari SD Budi Mulia Muhammadiyah, Adiwerna Kabupaten Tegal. Kedatangan mereka disambut dengan sangat meriah dan disuguhkan dengan berbagai permainan Outbond serta diajarkan cara membuat kerajinan anyaman dari daun pandan yang merupakan potensi lokal Desa Klopogodo.

Rombongan SD Adiwerna yang terdiri dari 141 siswa dan 15 orang guru itu langsung belajar membuat anyaman daun pandan bersama warga Klopogodo dan siswa MI Muhammadyah Klopogodo. Mereka belajar dari awal sampai menjadi barang jadi seperti tas, sandal, dan lain-lain. Selain itu, mereka juga bisa membeli berbagai kerajinan anyaman yang telah disediakan  dari mulai tas, tempat tisyu, dompet, tempat perhiasan dan masih banyak lagi dengan harga yang bervariasi.

Usai belajar menganyam pandan siswa SD Budi Mulia Tegal diajak untuk bermain outbond, seperti permainan perang naga, menangkap ikan di kolam, flying fox, meniti jembatan goyang dengan memikul air, memecahkan air, memindahkan air menggunakan bambu dan lain-lain. Awalnya mereka hanya akan belajar anyaman pandan untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Benteng Van Der Wijck, Gombong. Namun, setelah mengetahui di Sekolah MI Muhammadiyah Klopodo terdapat Fasilitas Outbond yang menarik, siswa siswi SD Budi Mulia Muhammadiyah Adiwerna memilih untuk bermain outbond. Permainan outbond ini juga banyak dibantu oleh IPM dan siswa-siswa SMU Muhammadiyah Gombong.

“ Kegiatan yang semacam itu akan membuat siswa dua sekolah itu akan saling mengenal dan lebih akrab. Selain itu kita juga bisa bertukar pengalaman terkait dengan model dan pembelajaran di Sekolah Alam MuhamadiyahKlopogodo”, tutur Moh Khojim selaku kepala sekolah MIM klopogodo.jurnalistik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *