PEMERIKSAAN PAPSMEAR GRATIS

Di Indonesia, setiap hari terdapat 40 kasus baru dan setiap satu jam, satu wanita meninggal karena kanker serviks. Oleh karena itu, perlu upaya pencegahan dan pengobatan untuk mengatasi kanker serviks. Kanker Serviks disebabkan oleh human papiloma virus (HPV) yang menular antara lain karena pola hidup tidak sehat. Terkait kebersihan diri, virus HPV bisa berpindah dari tangan seseorang yang menyentuh daerah genital kemudian virus menyerang leher rahim. Kloset pun bisa menjadi sumber penularan kanker serviks. Jika closet di toilet umum terdapat virus penyebab kanker serviks dari penderita yang menggunakan closet tersebut, maka virus HPV bisa berpindah ke daerah genital kita. Oleh karena itu, pastikan closet umum yang akan kita gunakan dalam keadaan bersih.
RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG bekerjasama dengan BPJS Kesehatan menyelenggarakan pemeriksaan papsmear gratis. Di tujukan kepada peserta BPJS Kesehatan yang menjadi karyawan di Perusahaan atau Badan Usaha yang ada di Kabupaten Kebumen. Sejumlah Badan Usaha Swasta / Perusahaan Swasta telah di hubungi dan di konfirmasi agar mengikut sertakan karyawan wanitannya untuk mendapatkan pemeriksaan papsmear gratis ini.
Kini, peserta BPJS Kesehatan mendapat kesempatan untuk memeriksakan diri untuk mendeteksi kanker serviks secara dini di RS PKU Muhammadiyah Gombong bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sehingga peserta tidak perlu membayar biayanya.
Sebelum di lakukan pemeriksaan, Tim Medis RS PKU Muhammadiyah Gombong memberikan penyuluhan kesehatan kepada peserta yang akan di periksa, dokter Spesialis Patologi Anatomi Sri Hidayah selaku ketua Tim Medis pada acara ini yang memberikan penyuluhan kesehatan, peserta pun di berikan kesempatan dalam sesi tanya jawab agar peserta memahami tujuan dan manfaat dari pemeriksaan papsmear ini.
Beberapa persyaratan yang harus di lengkapi untuk administrasi diserahkan kepada petugas BPJS Kesehatan yang berada di lokasi antara lain, foto kopi kartu BPJS Kesehatan 1 lembar, foto kopi KTP 1 lembar
Pemerikasaan Papsmear gratis ini akan berlangsung dari tanggal 1 April 2015 samapai dengan tanggal 30 Juni 2015, dengan target peserta yang harus di periksa sebanyak 651 orang, tempat pemeriksaan di RS PKU Muhammadiyah Gombong maupun di lokasi Badan Usaha Swasta itu berada dengan Tim Medis Pemeriksaan Papsmear Gratis yang di Ketuai oleh dr. Sri Hidayah, Sp.PA, Koordinator Laborat Umi Aminatul Kirom, Koordinator Pelaksana Bidan Hani Fadilah, Staf BPJS Kesehatan, Koordinator Humas Wibowo Aryo Tejo dan di bantu juga oleh suport building
Pemeriksaan pap smear adalah pemeriksaan dengan mengambil contoh sel-sel leher rahim, kemudian dianalisa untuk mendeteksi dini kanker leher rahim. Melalui papsmear bisa ditemukan adanya infeksi HPV dan sel-sel yang abnormal yang dapat berubah menjadi sel kanker. Jika diketahui sejak dini atau tahap awal infeksi, maka dapat segera dilakukan tindakan pencegahan dan pengobatan agar tidak menjadi lebih parah lagi.
Pap smear dianjurkan dilakukan oleh setiap perempuan, utamanya yang sudah berkeluarga dan sudah pernah melahirkan. Pemeriksaan papsmear secara rutin merupakan langkah pencegahan kanker serviks.
Pap smear sebaiknya dilakukan sekitar 5 hari setelah haid atau menstruasi atau 10 hingga 20 hari setelah hari pertama haid, agar leher rahim bersih dari sisa-sisa darah haid. Selain itu, disarankan dua hari sebelum pap smear, sebaiknya sebaiknya tidak membersihkan vagina dengan krim atau sabun apa pun, dan tidak melakukan penyemprotan obat atau larutan tertentu ke arah liang vagina.
Sebelum pap smear hindari penggunaan tampon atau obat-obatan yang dimasukkan ke dalam vagina, misalnya jeli untuk KB dan menghindari dahulu hubungan intim suami istri. Sebaiknya tidak mandi berendam menjelang pap smear, karena dikhawatirkan ketika berendam ada sisa-sisa sabun yang tertinggal atau masuk ke vagina.
Jika Anda keputihan, beritahukan kepada orang yang memeriksa, termasuk semua keluhan yang Anda rasakan. Misalnya terasa gatal-gatal, sakit atau panas (seperti terbakar) di vagina. Dan, jika hasil pap smear yang lalu kurang bagus (abnormal), jangan lupa memberitahukannya kepada dokter.

Supriyadi,AMK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *